Kesiapan sumberdaya manusia dalam memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk Program pendidikan luar sekolah (Fauziah Pertiwi 19005057)
Dalam
pelaksanaan program pendidikan luar sekolah dibutuhkan kesiapan sumberdaya
manusia yang mampu memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan
baik. Terlebih disaat sekarang ini, dimana setiap aspek kehidupan manusia tidak
terlepas dengan teknologi informasi dan komunikasi. Adanya Teknologi Informasi
dan Komunikasi (TIK) dalam kegiatan program pendidikan luar sekolah
dimanfaatkan sebagai jembatan ilmu. Salah satunya sebagai media informasi,
misalnya internet. Warga belajar dapat mengeksplorasi informasi yang ada di
seluruh dunia dengan lebih efisien dan efektif hanya dengan mengakses internet.
Seperti pada gambar di atas yang menampilkan adanya ebook sebagai media
pembelajaran berbasis pemanfaatan TIK.
Menurut
Chaplin (2006) kesiapan adalah tingkat perkembangan diri kematangan atau
kedewasaan yang menguntungkan untuk mempraktekkan sesuatu. Sedangkan menurut
Slameto (2010) mengemukakan bahwa kesiapan adalah untuk belajar berikutnya
seseorang untuk dapat berinteraksi dengan cara tertentu. Sehingga dapat
diartikan kesiapan sebagai suatu kondisi dimana seseorang mampu untuk melakukan
hal-hal tertentu.
Menurut
Sayuti Hasibuan (2000, p3), sumber daya manusia adalah semua
manusia yang terlibat di dalam suatu organisasi dalam mengupayakan terwujudnya
tujuan organisasi tersebut.
Sehingga
dari pengertian kesiapan dan sumberdaya di atas, dapat disimpulkan bahwa
kesiapan sumberdaya manusia dalam pengelolaan Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) untuk program PLS merupakan suatu kondisi yang menggambarkan
dimana sumberdaya manusianya baik itu dari sudut pandang sebagai pendidik
maupun warga belajarnya mampu menggunakan dan memanfaatkan TIK dalam proses
belajar mengajarnya. Terlebih pada pendidiknya haruslah lebih siap dibandingkan
warga belajarnya. Keterampilan menggunakan atau memanfaatkan TIK dalam program
pendidikan luar sekolah menjadi suatu keharusan.
Suatu
kondisi dikatakan siap setidak-tidaknya mencakup beberapa aspek, menurut Slameto
(2010:14), ”ada tiga aspek yang mempengaruhi kesiapan yaitu:
1) Kondisi fisik,
mental, dan emosional
2) Kebutuhan atau motif tujuan
3) Keterampilan, pengetahuan, dan pengertian yang lain yang telah dipelajari”.
Slameto
juga mengungkapkan tentang prinsip-prinsip readiness atau kesiapan yaitu:
1) semua aspek
perkembangan berinteraksi (saling pengaruh mempengaruhi).
2) kematangan jasmani dan rohani adalah perlu untuk memperoleh manfaat dari
pengalaman.
3) pengalaman-pengalaman mempunyai pengaruh yang positif terhadap kesiapan.
4) kesiapan dasar untuk kegiatan tertentu terbentuk dalam periode tertentu
selama masa pembentukan dalam masa
perkembangan.
Sumber Bacaan :
https://netri938821284.wordpress.com/2018/02/28/aspek-pengelolaan-sumberdaya-dalam-pemanfaatan-teknologi-informasi-dan-komunikasi-tik/
https://www.teorieno.com/2016/10/pengertian-kesiapan-kerja-menurut-para.html
https://search.yahoo.com/search?fr=mcafee&type=E211US885G91547&p=manfaat+tik+dalam+pendidikan
https://marintihprsty.blogspot.com/2016/11/manfaat-tik-dalam-dunia-pendidikan.html

Mantap eonni
BalasHapusMantap lanjutkan.
BalasHapusSemangat kakakk
BalasHapusKeren, semangat terus kak
BalasHapusSemangat 🔥💪
BalasHapusMantapp
BalasHapusGood👍
BalasHapus