Hakekat Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

 

  

    Kehidupan manusia di era industri 4.0 tak terlepas dengan berbagai teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Jika dilihat dari perkembangan peradabannya, manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi yang selanjutnya dikenal dengan istilah Teknologi Informasi. Mulai dari gambar-gambar yang tak bermakna di dinding-dinding gua, peletakkan tonggak sejarah dalam bentuk prasasti sampai diperkenalkannya dunia arus informasi yang kemudian dikenal dengan nama Internet. Informasi yang disampaikan pun terus berkembang.

    Menurut Susanto Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah  sebuah media atau alat bantu yang digunakan  untuk transfer data baik itu untuk memperoleh suatu data atau informasi maupun memberikan informasi kepada orang lain serta dapat digunakan untuk alat berkomunikasi baik satu arah ataupun dua arah.

    Sedangkan menurut Kominfo.go.id, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, pengelolaan, dan penyampaian atau pemindahan informasi antar sarana/media.

    TIK bukan berarti hanya terbatas pada penggunaan alat-alat elektronik yang canggih  (sophisticated), seperti pemanfaatan komputer dan internet, melainkan juga mencakup alat-alat yang konvensional seperti: bahan tercetak, kaset audio, Overhead Transparancy(OHT)/Overhead  Projector (OHP), bingkai suara (sound slides), radio, dan Televisi (Siahaan, 2010)

    Dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat seperti penyuluhan pertanian juga takterlepas dari penggunaan TIK. Misalnya Untuk melaksanakan penyuluhan dengan sasaran perorangan, kita menggunakan alat bantu smartphone sebagai sumber TIK. membantu ketika harus video call dengan pengurus, membantu mencarikan harga komoditas, dosis pupuk, persyaratan pendaftaran tertentu, memperlihatkan gambar, dan lain-lain dengan seorang atau dua orang petani.

    Ketika melaksanakan penyuluhan untuk kelompok, alat TIK yang kita  gunakan dapat berupa laptop, LCD Projector, atau komputer. Nanti disesuaikan juga dengan jenis materinya dan banyaknya sasaran yang hadir, apakah cukup menggunakan satu perangkat saja atau kombinasi keduanya.

    Sementara untuk masyarakat luas, kita menggunakan perangkat digital seperti website atau blog pribadi, bisa juga mengisi website cyber extension milik Kementan. Kemudian memanfaatkan media sosial yang banyak digunakan oleh masyarakat seperti facebook, instagram, dan Twitter. Untuk materi audio visualnya kita juga menggunakan channel YouTube personal. Tak lupa juga, pelaksanaan siaran radio juga menjadi alat TIK untuk penyuluhan dengan sasaran masyarakat luas serta penggunaan berbagai aplikasi digital sebagai pemanfaatan TIK untuk pemberdayaan masyarakat.


Sumber Bacaan:

https://evrinasp.com/pemanfaatan-tik-untuk-penyuluhan-pertanian/

https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/sumberbelajar/tampil/SEJARAH-PERKEMBANGAN-TIK-2012/konten5.html

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemanfaatan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pendidikan Luar Sekolah (Fauziah Pertiwi 19005057)

Kesiapan sumberdaya manusia dalam memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk Program pendidikan luar sekolah (Fauziah Pertiwi 19005057)